• Minggu 01 Agustus 2021

China Desak India Tarik Tentara dari Perbatasan

  • Maklumat Nasional
  • Sabtu, 05 Agustus 2017 - 12:46 PM
  • Internasional,
  • dibaca : 473 pembaca

Tentara China (kiri) dan India (kanan) di wilayah perbatasan yang jadi sengketa.

Beijing, Maklumat Nasional – Ketegangan terjadi antara dua negara besar di Asia, China dan India. Negeri Tirai Bambu meminta India segera menarik tentaranya dari perbatasan dekat Bhutan.

Wilayah perbatasan yang letaknya juga tak jauh dari Negara Bagian Sikkim di India  terbentang sepanjang 3.500 kilometer itu hingga kini masih menjadi objek persengketaan kedua negara tersebut.

Oleh karena itu, Kementerian Luar Negeri (Kemlu) China melontarkan protes keras terhadap India yang menempatkan tentaranya di daerah sengketa tersebut.

Mereka menyatakan, di waktu yang tak kondusif ini, India malah memperkeruh keadaan dengan mengerahkan militer serta mengerjakan proyek pembangunan jalan.

“Sudah sebulan, India tidak cuma berada di daerah ilegal yang merupakan daerah milik kedaulatan China. Mereka juga melakukan perbaikan jalan, menimbun persediaan, dan mengerahkan tentara dalam jumlah besar,” ujar pernyataan resmi Kemlu China, seperti dikutip dari The Guardian, Kamis (3/8/2017).

Ketegangan antara India dan China bermula pada Juni lalu. Kala itu, Negeri Tirai Bambu menuduh pasukan India masuk wilayah Donglang dan melakukan pekerjaan perbaikan jalan di dataran tinggi itu.

Akibatnya, tentara dari kedua negara terlibat konfrontasi. Walau tidak sampai baku tembak, hal tersebut sempat memanaskan hubungan Beijing-New Delhi.

Pemerintah India menyebut, ada sekitar 300 tentara dari kedua belah pihak yang saling berhadapan di dataran tinggi itu.

Demi mencegah ketegangan berlanjut, diplomat masing-masing negara dilaporkan sudah melakukan pertemuan tertutup.

Pada September mendatang, Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi direncanakan mengunjungi Beijing untuk menghadiri pertemuan BRICS.

Diharapkan, di Ibukota China itu akan ada pertemuan antara PM Modi dan Presiden Xi Jinping untuk membicarakan masalah perbatasan tersebut. (ais)

« Sebelumnya Kepolisian Israel Pastikan PM Benjamin Netanyahu Jadi Tersangka

Selanjutnya » Presiden Duterte Gratiskan Biaya Kuliah di Seluruh Kampus Negeri Filip

Berita Terkait

Komentar Kamu

Entertaiment

Kalender