• Minggu 19 September 2021

Demi Meraup Keuntungan, Kepala SD Negeri 2 Tanjung Baru Diduga Borongkan Pembangunan RKB

  • Maklumat Nasional
  • Selasa, 07 Januari 2020 - 11:22 PM
  • Lampung,
  • dibaca : 405 pembaca

SD Negeri 2 Tanjung Baru, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan

Lampung Selatan, Maklumat Nasional – Lengkap sudah permasalahan yang ada di Sekolah Dasar (SD) Negeri 2 Tanjung Baru, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan.

Sebelumnya, di SD Negeri 2 Tanjung Baru diduga terjadi penyimpangan dana BOS yang tidak direalisasikan sesuai peruntukan dan penuh rekayasa yang bertujuan agar Kepala Sekolah tersebut dapat mengambil keuntungan dari dana BOS sebanyak mungkin.

Muncul lagi informasi yang didapat dari Sekretaris Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pembinaan Rakyat Lampung Sukardi, S.H bahwa kuat dugaan pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) tahun 2019 yang semestinya dikerjakan dengan cara swakelola oleh panitia pembangunan yang ada di sekolah, ternyata diborongkan kepada pihak ketiga (Subkontrak), Senin (6/1/2020).

Tentunya, Kepala SD Negeri 2 Tanjung Baru yang paling bertanggung jawab telah menyalahi aturan karena dalam Petunjuk Teknis (Juknis) swakelola tertulis jelas bahwa pekerjaan utama kegiatan swakelola tidak boleh dikerjakan pihak ketiga (Subkontrak).

Ketika dimitai keterangan oleh media terkait siapa pihak pemborongnya, Sukardi belum bisa menjawab.

Dirinya beralasan akan melakukan penggalian informasi yang mendalam terlebih dahulu.

“Yang jelas sementara dugaan pembangunan RKB SD Negeri 2 Tanjung Baru diduga kuat dikerjakan oleh pihak ketiga. Tapi, untuk kejelasan hal tersebut, kawan-kawan media mesti bersabar karena kami sedang melakukan penggalian informasi yang lebih mendalam,” jelas Sukardi.

Sementara itu, sampai berita ini dimuat, Kepala SD Negeri 2 Tanjung Baru Maria tidak memberikan keterangan yang jelas ketika dikonfirmasi oleh salah satu wartawan yang tergabung dalam Forum Pers Independen Indonesia (FPII). (Rls)

« Sebelumnya FPII Setwil Riau Siap Tuntaskan Kasus Penganiayaan Anak di Bawah Umur

Selanjutnya » FPII dan DPC PWRI Tulang Bawang Minta Bupati Winarti Instruksikan Peja

Berita Terkait

Komentar Kamu

Entertaiment

Kalender