• Senin 20 September 2021

FPII Setwil Riau Soroti Kinerja DPMPTSP Kota Pekanbaru

  • Maklumat Nasional
  • Senin, 22 Juni 2020 - 5:10 PM
  • Nasional,
  • dibaca : 266 pembaca

Mall Pelayanan Publik Kota Pekanbaru.

Pekanbaru, Maklumat Nasional - Setiap sudut Kota Pekanbaru memiliki sejarah baru di masa Pemerintahan Wali Kota Pekanbaru Firdaus selama dua periode menjabat.

Problem terbesar yang menjadi kendala sangat dirasakan oleh masyarakat adalah adanya dugaan kebijakan semena-mena Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dalam mengeluarkan rekomendasi perizinan.

Berdasarkan hasil investigasi Forum Pers Independen Indonesia (FPII) Sekretariat Wilayah (Setwil) Riau terkait dugaan semrawutnya tata ruang Kota Pekanbaru, FPII menduga bahwa selama ini DPMPTSP dan Tim Ahli Bangunan Gedung (TABG) terlalu gampang dalam melakukan proses pengeluaran izin apapun, sehingga mengakibatkan banyak masalah di tengah masyarakat.

Salah satu kebijakan yang paling fatal dari kinerja DPMPTSP dan TABG selama ini dapat dilihat dari mudahnya dalam hal pemberian izin bagi developer dalam membangun bangunan, sehingga berdampak pada banjir yang merata di setiap sudut kota jika hujan turun sebentar saja.

"Jika kita lihat bentuk dan tata ruang kota saat membangun, DPMPTSP dan TABG tidak memperhatikan dan cenderung melanggar tata ruang kota," ujar Suriani, salah seorang anggota FPII Setwil Riau.

Hasil investigasi FPII Setwil Riau menemukan bahwa banyak izin-izin yang kurang sesuai dengan operasional yang dilakukan seperti hotel yang sudah berubah kegiatannya, tetapi masih aktif. Namun, FPII Setwil Riau berupaya menggali informasi dan mencari benang merah yang sebenarnya atas permasalahan ini.

FPII Setwil Riau mencoba mengkonfirmasi Kepala DPMPTSP Kota Pekanbaru Muhammad Jamil melalui sambungan telepon, tetapi dia menolak untuk memberikan keterangan.

"Ada apa bu? Kalau nanya jangan banyak ke saya, atau langsung saja ke Kepala Bidang saya," ujar Jamil.

Suriani yang menjabat sebagai Sekretaris FPII Setwil Riau mengaku kecewa terhadap jawaban Jamil tersebut.

"Kita agak sedikit kecewa, namun kita harus tetap usahakan ketemu sama Bapak Jamil sebagai Kepala DPMPTSP Kota Pekanbaru," kata Suriani.

Walaupun sulit untuk menemui Jamil, FPII Setwil Riau akan tetap mengusut tuntas perizinan-perizinan yang dikeluarkan oleh DPMPTSP Kota Pekanbaru.

Sampai berita ini ditayangkan, belum ada keterangan lebih lanjut dari DPMPTSP Kota Pekanbaru terkait perizinan di kota setempat. (Rls)

« Sebelumnya FPII Setwil Lampung Sesalkan Sikap Gubernur Lampung Hardik Wartawan Sa

Selanjutnya » Mendagri Ajak Pemda dan Pengawas Intern Pemerintah Kawal Anggaran

Komentar Kamu

Entertaiment

Kalender