• Sabtu 16 Oktober 2021

Komandan Abu Sayyaf Alhabsy Misaya Tewas di Tangan Marinir Filipina

  • Maklumat Nasional
  • Minggu, 30 April 2017 - 6:05 PM
  • Internasional,
  • dibaca : 481 pembaca

Panglima Militer Filipina Eduardo Ano saat memberikan keterangan pers.

Manila, Maklumat Nasional – Komandan kelompok Abu Sayyaf, Alhabsy Misaya dilaporkan tewas di tangan marinir Filipina. Ia merupakan otak dari penculikan sejumlah warga negara asing.

Kematian Alhabsy dibenarkan oleh Panglima Militer Filipina, Eduardo Ano. Menurut Ano, pimpinan kelompok teroris itu tewas di tengah hutan di Provinsi Sulu.

“Jenazah Alhabsy berhasil teridentifikasi dari keterangan seorang anggota Abu Sayyaf yang kami tangkap,” kata Ano seperti dikutip dari SBS, Sabtu (29/4).

Dijelaskan pula oleh Ano bahwa Alhabsy merupakan otak penculikan seluruh Warga Negara Indonesia (WNI) di perairan Filipina Selatan.

“Menurut kami, dia adalah penculik paling bengis dari kelompok tersebut. Ini adalah pukulan telak bagi Abu Sayyaf,” ungkapnya.

Kabar kematian Alhabsy direspons oleh Kementerian Luar Negeri RI. Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) dan BHI Kemlu RI Lalu Muhammad Iqbal mengatakan bahwa pihaknya mendapat informasi tersebut pada Sabtu 29 April malam.

Ketika disinggung nasib sandera WNI, Iqbal pun menjelaskan bahwa mereka tidak berada di tangan Alhabsy.

“7 WNI yang masih disandera di Filipina Selatan tidak di tangan Alhabsy. Saat ini 7 sandera WNI berada di tangan 2 kelompok lainnya,” jelasnya.

“4 WNI berada di Maimbung dan 3 WNI di Talipao. Keduanya di Pulau Sulu. Hingga saat ini 7 sandera dalam keadaan baik,” ujar Iqbal. (ais)

« Sebelumnya Presiden Jokowi Tanggapi Permasalahan Korea Utara dari Manila

Selanjutnya » Menkominfo: Peretasan Telkomsel Jadi Peringatan Pentingnya Keamanan Si

Komentar Kamu

Entertaiment

Kalender