• Senin 20 September 2021

Mahasiswa Indonesia Juarai Kontes Robot di Amerika Serikat

  • Maklumat Nasional
  • Selasa, 22 Agustus 2017 - 5:26 PM
  • Teknologi,
  • dibaca : 942 pembaca

Peserta dari UMM saat memamerkan robot dan piagamnya.

Jakarta, Maklumat Nasional – Mahasiswa Indonesia kembali menorehkan prestasi di kontes robot internasional. Mahasiswa tersebut berasal dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS).

Mereka berhasil menjuarai kontes robot internasional dalam Trinity College Fire Fighting Home Robot Contest (TCFFHRC) di Amerika Serikat.

Saat ditemui di Jakarta Convention Center, Senin (21/8/2017) sore, perwakilan UMM Imam Fatoni menuturkan, kepergian mereka ke kontes internasional karena sebelumnya berhasil memenangi kontes robot Indonesia. Karena itu, mereka dikirim untuk mewakili Indonesia di ajang internasional.

Imam bersama dua rekannya, Ikhal Aldhi Wijaya dan Salis Muchtar Fadhilah berhasil memenangi juara satu dan dua untuk kategori robot berkaki. Juara pertama diraih oleh robot dengan nama InaMuh dan juara kedua diraih oleh robot bernama UnmuhMalang. Menurutnya, purwarupa robot yang dilombakan ini sudah ada sejak lama.

“Jadi, untuk rangka mekaniknya robot ini sudah dikembangkan sejak 2010. Perbedaannya ada pada sensor yang diletakkan karena menyesuaikan kebutuhan dan syarat dari panitia lomba,” ujar Imam.

Adapun misi robotik yang perlu diselesaikan oleh tim dari UMM ini adalah menemukan dan memadamkan titik api. Jadi, dalam kompetisi yang berlangsung pada bulan April tersebut, robot buatan peserta harus adu cepat menemukan dan memadamkan api.

Sementara, peserta dari PENS berhasil memenangi juara 1, 2, dan 3 untuk kategori robot beroda.

Selain berhasil memboyong juara dalam kompetisi ini, robot besutan PENS juga mampu meraih juara umum di kejuaraan tersebut.

“Dari Indonesia kami memang berencana membabat habis di divisi ini, jadi kami membawa tiga robot sekaligus. Alhamdullilah, targetnya dapat tercapai,” ujar Kisron, peserta dari PENS.

Proses pengembangan robot bernama Effiro ini, menurut Kisron, membutuhkan waktu sekitar enam bulan.

Seluruh proses pengembangan dilakukan dari nol karena untuk kali pertama dalam kompetisi ini dihadirkan tipe Search and Rescue (SAR).

Sebagai informasi, kedua tim masuk dalam 72 ikon terpilih dari Festival Prestasi Indonesia 2017 yang diselenggarakan oleh Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-Pancasila) pada 21 dan 22 Agustus 2017 di Jakarta Convention Center. (ais)

« Sebelumnya Dirjen Perhubungan Laut Kemenhub Terjaring OTT KPK

Selanjutnya » Sebanyak 208 TKI di Korsel Berangkat Haji Manfaatkan Kuota Lowong

Komentar Kamu

Entertaiment

Kalender