• Minggu 01 Agustus 2021

Mahasiswa Lampung Rancang Sistem Pengaman Helm

  • Maklumat Nasional
  • Rabu, 29 Maret 2017 - 1:07 AM
  • Lampung, Teknologi,
  • dibaca : 600 pembaca

Mahasiswa IBI Darmajaya Vincentius Bagus W, perancang sistem pengaman helm.

Bandar Lampung, Maklumat Nasional – Mahasiswa asal Lampung Vincentius Bagus W merancang sistem keamanan helm sepeda motor untuk mencegah kehilangan saat memparkirkan kendaraan di tempat umum.

Menurut mahasiswa Institut Informatika dan Bisnis (IBI) Darmajaya ini, rancangan sistem keamanan helm menggunakan sensor magnetic reed switch berbasis arduino.

Ia menjelaskan, sistem tersebut dapat memberikan informasi adanya tindakan pencurian helm di sekitar lokasi dengan bunyi alarm yang dihasilkan oleh buzzer.

Penelitian itu dilakukan oleh Vincentius sebagai tugas skripsinya untuk meraih gelar sarjana pada Jurusan Sistem Komputer.

Dia menerangkan, cara kerja sistem tersebut, helm diletakkan pada kaca spion sepeda motor yang telah dipasang sensor magnetic reed switch. Sensor dapat mendeteksi keberadaan helm dengan menggunakan daya medan magnet.

Jarak sensor dengan magnet di antara 1-4,5 cm, maka buzzer akan mati, apabila jarak sensor dengan magnet 5,5cm atau lebih maka buzzer akan berbunyi.

“Jika pencuri melepaskan helm dari spion motor, jarak sensor dengan magnet pasti lebih dari 5,5 cm, maka 10 detik kemudian, buzzer yang terpasang tepat pada bagian telinga di helm akan membunyikan alarm,” kata Vincentius.

Ia menjelaskan, alarm akan terus berbunyi jika helm tidak kembali diletakkan di spion dan jika saklar tersembunyi yang terpasang pada helm masih dalam keadaan on.

Alarm yang terus berbunyi tersebut diharapkan dapat membantu petugas jaga area parkir atau satpam untuk mencurigai pelaku pencurian helm.

“Hanya pemiliknya yang mengetahui letak saklar tersembunyi pada helm, sehingga alarm tidak berbunyi jika saklar dalam keadaan off. Mudah-mudahan alat ini dapat meminimalkan terjadinya kehilangan helm di area parkir dan memberikan efek jera bagi pelaku pencurian,” katanya.

Menanggapi alat tersebut, Ketua Jurusan Sistem Komputer Zaidir Jamal ST MEng mengapresiasi para mahasiswanya yang aktif dan kreatif melakukan penelitian.

Zaidir menanggapi, sistem pengaman helm rancangan Vincentius masih terdapat kekurangan sehingga perlu dilakukan pengembangan seperti menambahkan bluetooth dan perangkat lunak android sebagai saklar sehingga lebih mudah on/off tanpa harus membuka kain lapisan busa pada helm.

“Alat ini juga dapat dikembangkan dengan menambahkan GSM shield untuk mengirimkan short message service ke nomor pemilik helm sehingga pemilik helm lebih mudah mengetahui dan segera ke area parkir apabila terjadi pencurian,” ujar Zaidir. (ais)

« Sebelumnya Indonesia Desak Perlucutan Senjata Nuklir

Selanjutnya » Pembukaan MTQ ke 44, Bupati Mustafa: Jadikan Al Quran Sebagai Pedoman

Berita Terkait

Komentar Kamu

Entertaiment

Kalender