• Minggu 19 September 2021

Presiden Jokowi Sentil Dua Menteri Ini pada Rapimnas Partai Hanura

  • Maklumat Nasional
  • Sabtu, 05 Agustus 2017 - 1:22 AM
  • Edukasi, Politik,
  • dibaca : 804 pembaca

Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat diwawancarai pada Rapimnas Partai Hanura ke I di Bali.

Jakarta, Maklumat Nasional – Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat menyentil dua Menteri Kabinet Kerja, yaitu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy serta Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir.

Hal ini dilakukan Jokowi saat menghadiri acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Hanura ke I di Bali. Jokowi memberikan wejangan kepada para kader partai pimpinan Oesman Sapta Odang itu.

“Saya sudah menyampaikan kepada Mendikbud juga. Misalnya agar kita ini memiliki sebuah fleksibilitas sehingga bisa merespons setiap perubahan-perubahan yang ada di dunia pendidikan dan kebudayaan,” ujar Jokowi di The Stone Hotel, Kuta, Bali, Jumat (4/8/2017).

Selain itu, kata Jokowi, Menristekdikti juga harus responsif terhadap perubahan-perubahan global maupun nasional.

Jokowi menuturkan, Indonesia seharusnya sudah mempersiapkan diri dalam menghadapi persaingan global. Hal itu dimulai dari dunia pendidikan.

“Tidak bisa lagi misalnya saya berikan contoh, pendidikan vokasional kita, pendidikan kejuruan kita, training trainingtraining skill, kemudian perguruan tinggi dan universitas-universitas itu monoton dan rutinitas seperti yang kita hadapi. Sekarang linear seperti yang kita kerjakan seperti sekarang ini. Kita juga harus berani mengubah semuanya,” tuturnya.

Jokowi juga menyebutkan bahwa di SMK maupun perguruan tinggi, jurusan yang ada itu-itu saja sejak dulu dan tidak ada yang berani mengubahnya.

“Saya berikan contoh misalnya SMK, sudah berapa puluh tahun yang namanya jurusan di SMK itu jurusan hanya jurusan bangunan, jurusan listrik, jurusan mesin, padahal dunia sudah berubah. Mestinya, jurusan-jurusan ini juga harus diganti dengan perubahan-perubahan yang ada. Bisa saja di situ jurusan animasi, jurusan video, jurusan ritel misalnya, kenapa tidak jurusan mekatronika. Kemudian di perguruan tinggi kita sudah berapa puluh tahun kita selalu jurusannya adalah jurusan yang itu-itu saja” jelasnya. (ais)

« Sebelumnya Tanggapi Dukungan Sejumlah Partai, Presiden Jokowi Katakan Fokus Seles

Selanjutnya » Sejumlah Partai Nyatakan Dukung Jokowi, PDIP Usung Lagi di Pilpres 201

Komentar Kamu

Entertaiment

Kalender