• Rabu 25 Mei 2022

Salah Satu Bagian Black Box Pesawat SJ-182 Ditemukan

  • Maklumat Nasional
  • Rabu, 13 Januari 2021 - 9:23 PM
  • Nasional,
  • dibaca : 176 pembaca

Konferensi pers ditemukannya salah satu bagian black box pesawat SJ-182 yaitu FDR.

Jakarta, Maklumat Nasional – Kotak hitam atau black box pesawat Sriwijaya Air SJ-182 berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan, Selasa (12/1/2021).

Namun, baru satu bagian dari black box saja yaitu Flight Data Recorder (FDR) dan kondisinya sudah tidak utuh lagi.

Prosesi penyerahan FDR tersebut diawali dengan konferensi pers oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kabasarnas Marsdya TNI (Purn) Bagus Puruhito, dan Kepala KNKT Soerjanto Thahjono di Posko Terpadu JICT 2 Tanjung Priok pada hari yang sama saat FDR ditemukan.

Menteri Perhubungan Budi mengapresiasi kerja keras, sinergitas, dan solidaritas berbagai pihak hingga hari ke empat pelaksanaan operasi SAR.

“Koordinasi yang apik antara TNI, Polri, Basarnas, KNKT, dan seluruh stakeholder yang terlibat dalam pelaksanaan operasi SAR,” katanya.

Budi juga tak lupa menyampaikan tiga instruksi dari presiden terkait pelaksanaan operasi SAR.

Pertama, harus cepat menemukan dan mengevakuasi black box, bagian tubuh para korban, dan potongan pesawat. Ke dua, asuransi dan hak para korban segera diberikan kepada keluarga sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Ke tiga, penyebab kecelakaan harus segera ditemukan dan dijadikan pembelajaran untuk meningkatkan kinerja penerbangan nasional.

Panglima TNI mengatakan bahwa akan kembali menekankan komitmen TNI mendukung penuh Basarnas dalam pelaksanaan operasi SAR hingga tuntas.

“Operasi SAR sudah kita laksanakan mulai hari Sabtu malam sampai dengan hari ini oleh TNI-Polri dan mitra dalam rangka mendukung Basarnas,” tegasnya.

Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menerangkan, pada pukul 14.00 WIB dirinya mendapatkan laporan dari KSAL Laksamana TNI Yudo Margono bahwa di area yang sebelumnya sudah ditandai (marking), ditemukan pecahan Underwater Acoustic Beacon (UAB) yang fungsinya memberikan sinyal.

“Saya minta agar FDR yang kemungkinan besar masih berada di sekitar itu untuk terus dicari,” ujar Marsekal TNI Hadi.

Selanjutnya, pada pukul 16.40 WIB, KSAL kembali melaporkan bahwa FDR telah berhasil ditemukan.

Sehingga, yang menjadi orientasi pencarian berikutnya adalah Cockpit Voice Recorder (CVR).

“Operasi ini belum selesai, karena akan terus kita lakukan evakuasi korban termasuk seluruh potongan body pesawat kita upayakan diangkat,” ungkap Marsekal TNI Hadi.

Sementara itu, Kabasarnas Marsdya TNI (Purn) Bagus Puruhito mengucapkan terima kasih atas dukungan dari unsur TNI, khususnya TNI AL yang telah mengerahkan daya dan upaya sehingga operasi SAR dapat berjalan dengan baik.

Marsdya TNI (Purn) Bagus Puruhito yang baru saja tiba usai memimpin operasi di Last Know Position (LKP) juga menyampaikan hasil operasi yang didapat.

“Kami membawa 24 kantong jenazah, satu berisi partikel dari pesawat,” beber Marsdya TNI Bagus Puruhito.

Kepala KNKT Soerjanto Thahjono juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kerja sama yang sangat baik dari TNI, Basarnas, dan seluruh stakeholder sehingga FDR SJ-182 dapat ditemukan.

Data yang ada di dalam FDR itu, tambah Soerjanto, sangat dibutuhkan untuk mengungkap penyebab kecelakaan pesawat.

“Mohon doa dari masyarakat agar pengunduhan data FDR yang berlangsung sekitar dua sampai lima hari dapat berjalan dengan lancar,” tukasnya.

Di akhir konferensi pers, Panglima TNI menyerahkan FDR yang dibawa KRI Kurau kepada Kabasarnas.

“Saya menyerahkan FDR ini kepada penanggung jawab operasi SAR yaitu Kabasarnas,” tandas Marsekal TNI Hadi.

Setelah menerima FDR pesawat SJ-182 yang jatuh, Kabasarnas menyerahkan FDR tersebut kepada Kepala KNKT.

Seperti diberitakan sebelumnya, pesawat SJ-182 rute Jakarta-Pontianak dilaporkan hilang kontak pada Sabtu, 9 Januari 2021 sore sekitar pukul 14.40 WIB.

Pasawat yang bertolak dari Bandara Soekarno Hatta tersebut mengangkut penumpang sebanyak 62 orang yang terdiri dari enam orang awak aktif, 40 orang dewasa, tujuh anak-anak, tiga bayi, dan enam awak cadangan.

« Sebelumnya Soegiharto Dukung Presiden Tunjuk Calon Tunggal Kapolri Komjen Pol Lis

Selanjutnya » Pelantikan BPC HIPMI Lampung Selatan Berjalan Sesuai Harapan

Komentar Kamu

Entertaiment

Kalender