• Senin 20 September 2021

Tak Terima Diberitakan, Kepala Desa Tambangan Hina dan Ancam Wartawan

  • Maklumat Nasional
  • Kamis, 01 April 2021 - 12:24 AM
  • Lampung,
  • dibaca : 60 pembaca

Kantor Desa Tambangan, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran.

Pesawaran, Maklumat Nasional - Terkait pemberitaan dugaan penyimpangan dana desa di Desa Tambangan, Kecamatan Padang Cermin, Kabupaten Pesawaran pada 26 Maret 2021 yang lalu, Hanafi selaku Kepala Desa Tambangan berang dan tidak terima dirinya diberitakan.

Dalam percakapan telepon pada 27 Maret 2021, Hanafi membentak dan mengancam Sufiawan selaku Ketua Forum Pers Independen Indonesia (FPII) Koordinator Wilayah (Korwil) Kabupaten Pesawaran.

Bahkan, melalui sambungan telepon, Hanafi mengancam akan menemui Sufiawan melalui perantara anak menantunya yang merupakan oknum tentara.

"Kenapa kamu naik-naik berita Desa Tambangan? Kamu belum ketemu saya, kamu naikkan berita. Teman-teman media sudah saya kabari. Nanti ketemu, nanti kita ketemu di Polres. Nanti menantu saya tentara turun.
Nanti kamu tau saya Kepala Desa Tambangan. Jangan publikasikan, jangan mencari-cari. Besok juga saya akan ada pemeriksaan dari Inspektorat," ancam Hanafi melalui telepon.

Tidak cukup sampai di situ, ternyata Hanafi membuktikan perkataannya.

Tidak selang beberapa lama ada seseorang yang menelpon Sufiawan.

Penelpon tersebut mengaku bernama Oki, menantu Hanafi yang bertugas sebagai TNI.

Sama halnya dengan Hanafi, menantunya pun membentak dan mengancam Sufiawan.

Dalam percakapan telepon tersebut, Oki tidak terima mertuanya diberitakan.

"Halo. Halo. Kamu wartawan ya? Kamu wartawan yang ngejelek-jelekin ayah saya, kamu ya? Saya anak menantunya, kamu mau ketemu saya di mana? Bangsat kamu ya! Mau macam-macam kamu sama keluarga saya? Kalau sekali saja kamu jelek-jelekin keluarga saya liat aja kamu! Tak cari kamu! Kamu wartawan mana? Nama kamu siapa? Ora urus kamu ketua apa, ketua apa ora urus. Kamu mau bikin malu keluarga saya, bajingan kamu! Uuuy! Punya mulut ga kamu anjing?! Siapa yang ngasih info kamu masalah desa ayah saya Tambangan? Kamu ketemu saya tak bikin keluar omongan kamu. Intinya ayah saya ga korupsi dana desa seperti itu. Kamu liat-liat orangnya. Kalau ngobrol sama kamu intinya kamu minta duit, tahu saya, otak kamu otak duit," ujar Oki yang juga mengaku sebagai anggota marinir.

Sufiawan selaku Ketua FPII Korwil Kabupaten Pesawaran sangat menyayangkan bahasa- bahasa kotor, menghina, dan mengancam tersebut harus dikeluarkan oleh seorang oknum aparat negara.

Seharusnya mereka lebih tau tupoksinya media seperti apa dan tupoksinya aparat seperti apa.

"Saya sangat menyayangkan hinaan dan ancaman tersebut dilakukan oleh oknum yang mengaku aparat marinir, bahkan dia sudah menghina profesi seorang jurnalis," kata Sufiawan.

Dengan adanya penghinaan dan pengancaman tersebut, Ketua FPII Korwil Kabupaten Pesawaran akan melaporkan oknum tersebut ke pihak yang berwajib.

Sementara, diketahui bahwa ancaman dan hinaan oleh Hanafi dan menantunya tersebut kepada Sufiawan bermula dari beberapa media partners FPII yang mempublikasi informasi yang disampaikan masyarakat terkait plaksanaan dana Desa Tambangan yang kurang transparan dan diduga banyak penyimpangan serta ada beberapa item kegiatan yang tidak sesuai dengan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ).

« Sebelumnya Musrenbang RKPD Lampung Tengah 2022, Wagub Chusnunia Dorong Program Pe

Selanjutnya » Dewan Pers Tidak Punya Wewenang Memverifikasi Media dan Wartawan

Berita Terkait

Komentar Kamu

Entertaiment

Kalender